Loading

Jasa Bengkel Mobil dan Pusat Sparepart Mobil Chrysler, Jeep, Dodge, Range Rover & Hummer

Our Blog



5 Kesalahan Fatal Pemilik Jeep Matic yang Bikin Transmisi Cepat Rusak

Sumber: 26motor.com | Tanggal: 2025-08-21

5_kesalahan_fatal_pemilik_jeep_matic_yang_bikin_transmisi_cepat-rusak.jpg

Jeep matic terkenal tangguh, nyaman, dan gampang dikendarai, apalagi buat pecinta off-road. Tapi sayangnya, banyak pemilik Jeep matic yang nggak sadar sudah bikin transmisi cepat rusak karena kebiasaan kecil sehari-hari. Padahal, perbaikan transmisi otomatis jelas nggak murah.
Supaya nggak kena masalah ini, yuk simak 5 kesalahan paling sering dilakukan pemilik Jeep matic, lengkap dengan tips cara mencegahnya.

  • 1. Gas Mobil Saat Mesin Belum Panas

    Banyak pemilik terburu-buru langsung injak gas dalam-dalam padahal mesin masih dingin.
    Masalahnya:
    Saat oli transmisi belum mencapai suhu kerja, gesekan jadi lebih tinggi. Lama-lama komponen bisa cepat aus dan bikin transmisi jebol.
    Tips:

    • Panaskan mesin dulu sekitar 30-60 detik sebelum jalan.
    • Hindari akselerasi mendadak saat mobil baru dinyalakan.

  • 2. Salah Gunakan Gigi L di Jalan Datar

    Mode L (Low) sebenarnya buat kondisi khusus, misalnya nanjak atau turunan. Tapi masih ada yang sengaja pakai di jalan datar karena merasa mobil lebih “nggigit”.
    Risikonya:
    Transmisi kerja lebih berat dari semestinya, bikin cepat panas dan komponen cepat rusak.
    Tips:

    • Pakai D (Drive) untuk jalan normal.
    • Simpan L/1/2 hanya saat benar-benar butuh di tanjakan atau turunan.

  • 3. Terlalu Agresif Pakai Mode Manual/Triptonic

    Fitur manual di Jeep matic memang bikin pengemudi lebih leluasa pindah gigi. Tapi kalau sembarangan, justru bisa bikin masalah.
    Kesalahan umum:

    • Terlalu sering ganti gigi tanpa alasan jelas.
    • Menahan RPM tinggi terus-menerus.

    Tips:
    • Gunakan mode manual hanya kalau perlu, misalnya saat off-road.
    • Hindari menahan gigi di RPM tinggi saat kecepatan sudah kencang.

  • 4. Nahan Rem di Posisi D Terlalu Lama

    Kebiasaan berhenti lama dengan posisi gigi di D sambil nahan rem, misalnya saat macet atau nunggu lampu hijau, ternyata bisa mempercepat kerusakan transmisi.
    Risikonya:

    • Transmisi cepat panas (overheat).
    • Kopling atau solenoid lebih cepat aus.

    Tips:
    • Gunakan rem tangan saat berhenti lama di tanjakan.
    • Kalau berhenti agak lama, pindahkan tuas ke N (Netral) biar transmisi lebih aman.

  • 5. Telat Ganti Oli Transmisi

    Oli transmisi itu ibarat “nyawa” buat transmisi otomatis. Kalau telat ganti, oli jadi kotor dan nggak bisa lagi melindungi komponen dari gesekan.
    Tips:

    • Ikuti jadwal ganti oli sesuai rekomendasi pabrikan, biasanya 50.000-60.000 km.
    • Pakai oli transmisi berkualitas sesuai standar Jeep.
    • Periksa kondisi oli secara berkala, apalagi kalau Jeep sering dipakai off-road.

Kesimpulan

Meski tangguh, transmisi Jeep matic tetap butuh perawatan dan kebiasaan berkendara yang benar. Hindari 5 kesalahan di atas kalau nggak mau keluar biaya perbaikan besar.
Kalau ingin transmisi tetap awet, jangan lupa rutin servis di bengkel terpercaya. Di 26 Motor, teknisi spesialis siap bantu perawatan Jeep Anda supaya selalu dalam kondisi terbaik.