Loading

Jasa Bengkel Mobil dan Pusat Sparepart Mobil Chrysler, Jeep, Dodge, Range Rover & Hummer

Our Blog



Membeli Jeep Wrangler Bekas: Komponen Penting yang Wajib Dicek Sebelum Deal

Sumber: 26motor.com | Tanggal: 2026-01-08

membeli_jeep_wrangler_bekas.jpg

Membeli Jeep Wrangler bekas bisa menjadi pilihan menarik bagi pencinta SUV Amerika dengan karakter kuat dan kemampuan jelajah tinggi. Namun, Wrangler sering digunakan di medan berat, sehingga pemeriksaan menyeluruh menjadi hal wajib sebelum transaksi. Agar tidak salah pilih dan terhindar dari biaya perbaikan besar, berikut panduan dari 26Motor mengenai komponen penting yang harus diperhatikan.

  • Sistem Penggerak 4x4 (Transfer Case)

    Transfer case adalah komponen utama pada sistem 4x4 Jeep Wrangler. Pastikan perpindahan dari 2H ke 4H dan 4L berjalan halus tanpa bunyi kasar atau hentakan. Kerusakan pada bagian ini dapat berdampak besar pada performa dan membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

  • Gardan Depan dan Belakang

    Jeep Wrangler bekas yang sering digunakan off-road berisiko mengalami keausan gardan. Dengarkan apakah ada suara dengung saat mobil berjalan dan periksa rembesan oli di area housing gardan. Masalah pada gardan dapat menurunkan traksi dan kenyamanan berkendara.

  • Ball Joint dan Tie Rod

    Komponen kaki-kaki seperti ball joint dan tie rod wajib dicek secara detail. Tanda kerusakan biasanya berupa setir terasa tidak stabil, bunyi saat melewati jalan rusak, atau mobil sulit dikendalikan lurus. Kondisi ini umum terjadi pada Wrangler yang sering dipakai di medan ekstrem.

  • Sistem Pendingin Mesin

    Mesin Jeep Wrangler bekerja cukup berat, terutama di iklim tropis. Pastikan radiator, kipas pendingin, dan selang air dalam kondisi baik. Bekas overheat sering ditandai dengan air radiator yang keruh atau karat pada tutup radiator.

  • Transmisi Manual dan Otomatis

    Periksa perpindahan gigi pada transmisi, baik manual maupun otomatis. Sentakan, jeda perpindahan gigi, atau getaran saat berjalan pelan bisa menjadi indikasi awal keausan komponen transmisi.

  • Suspensi dan Shockbreaker

    Suspensi Jeep Wrangler memiliki karakter kaku dan bekerja ekstra keras. Pastikan tidak ada kebocoran pada shockbreaker, per tidak melemah, dan mobil tidak terasa terlalu memantul saat melewati jalan bergelombang.

  • Sistem Kelistrikan dan Sensor

    Perhatikan lampu indikator seperti check engine atau traction control. Sensor pada Jeep Wrangler cukup sensitif, sehingga gangguan kelistrikan kecil bisa berdampak pada performa mesin dan sistem penggerak.

Selain komponen teknis, riwayat penggunaan off-road dan modifikasi juga perlu diperhatikan. Jeep Wrangler bekas sering dimodifikasi dengan lift kit atau ban besar, sehingga pastikan pemasangannya rapi dan aman. Jika Anda membutuhkan bantuan pengecekan atau perawatan Jeep Wrangler, 26Motor siap memberikan layanan profesional agar mobil tetap nyaman, aman, dan andal digunakan.